E8lLixHRDGb1xRnfaGQAOqap3MrzuUX2KzUNPsqv
Bookmark

Layanan Jaringan Telkomsel di Gayo Lues Belum Pulih, Warga Kesulitan Komunikasi Lebih dari Sebulan Pasca Bencana

GAYO // KoreksiNews
- Lebih dari satu bulan pasca bencana alam yang melanda sejumlah wilayah di Provinsi Aceh, kondisi layanan jaringan telekomunikasi Telkomsel di Kabupaten Gayo Lues hingga kini masih belum kembali normal. Gangguan jaringan yang berkepanjangan ini memicu keluhan luas dari masyarakat, karena sinyal kerap hilang total dan tidak dapat digunakan baik untuk layanan telepon maupun akses data internet.

Kondisi tersebut dirasakan hampir merata di berbagai kecamatan di Kabupaten Gayo Lues. Sejak bencana alam terjadi, kualitas jaringan Telkomsel dilaporkan mengalami penurunan drastis. Warga mengaku sinyal sering menghilang selama berjam-jam, bahkan di sejumlah wilayah sama sekali tidak muncul, membuat perangkat komunikasi praktis tidak berfungsi.

Situasi ini berdampak langsung pada aktivitas harian masyarakat. Komunikasi antarwarga, koordinasi keluarga, hingga akses terhadap informasi penting menjadi sangat terganggu. Tidak hanya itu, sektor pendidikan dan perekonomian masyarakat pun ikut terdampak, mengingat banyak aktivitas kini bergantung pada konektivitas internet.

“Sudah lebih dari satu bulan setelah bencana, tapi jaringan masih sering hilang. Telepon tidak bisa, internet juga tidak bisa. Padahal komunikasi itu sangat penting, apalagi untuk kondisi darurat,” ujar salah seorang warga Gayo Lues saat ditemui, Senin (05/01/2025).

Keluhan serupa juga datang dari warga di wilayah pedalaman. Mereka terpaksa mencari titik-titik tertentu yang dianggap masih memiliki sinyal, meskipun harus menempuh jarak yang cukup jauh dan melelahkan. Tidak jarang warga harus naik ke dataran tinggi atau berpindah desa hanya untuk mengirim pesan singkat atau melakukan panggilan penting.

Kondisi ini tentu menjadi beban tambahan bagi masyarakat yang masih dalam proses pemulihan pasca bencana. Di saat kebutuhan komunikasi seharusnya menjadi prioritas utama—terutama untuk koordinasi bantuan, layanan kesehatan, dan informasi kebencanaan—justru jaringan telekomunikasi belum mampu berfungsi secara optimal.

Sejumlah pelaku usaha kecil di Gayo Lues juga mengeluhkan dampak gangguan jaringan tersebut. Transaksi digital, komunikasi dengan pelanggan, hingga pemesanan barang menjadi terhambat. Hal ini memperlambat pemulihan ekonomi masyarakat yang sebelumnya sudah terpukul akibat bencana.

Masyarakat berharap Telkomsel sebagai penyedia layanan telekomunikasi, bersama instansi terkait, dapat segera mengambil langkah konkret dan transparan untuk memulihkan jaringan di wilayah Gayo Lues. Perbaikan infrastruktur telekomunikasi dinilai sangat mendesak, mengingat komunikasi bukan lagi kebutuhan sekunder, melainkan kebutuhan dasar masyarakat modern.

Selain perbaikan teknis, warga juga mengharapkan adanya kejelasan informasi dari pihak Telkomsel terkait penyebab gangguan berkepanjangan ini serta estimasi waktu pemulihan jaringan. Hingga saat ini, minimnya penjelasan resmi dinilai menambah keresahan di tengah masyarakat.

“Sampai kapan kami harus menunggu? Kami hanya ingin jaringan normal seperti sebelum bencana. Tidak muluk-muluk,” ungkap warga lainnya dengan nada kecewa.

Pemulihan jaringan telekomunikasi yang cepat dan andal menjadi salah satu indikator penting keberhasilan penanganan pasca bencana. Tanpa komunikasi yang layak, masyarakat akan terus berada dalam kondisi terisolasi secara informasi dan sosial.

Kini, harapan warga Kabupaten Gayo Lues tertuju pada langkah nyata dan tanggung jawab semua pihak terkait, agar layanan jaringan Telkomsel dapat segera pulih sepenuhnya dan kembali mendukung kehidupan masyarakat secara normal, aman, dan berkelanjutan.(Kang Juna).
Dengarkan
Pilih Suara
1x
* Mengubah pengaturan akan membuat artikel dibacakan ulang dari awal.
1 komentar
BAGAIMANA MENURUT ANDA
  • Anonim
    Anonim
    Selasa, 06 Januari, 2026
    Jaringan gk jelas, gk bisa di pakai utk nlp dan internet gk bs digunakan.
    Layanan bobrok
    Reply