E8lLixHRDGb1xRnfaGQAOqap3MrzuUX2KzUNPsqv
Bookmark

Panen Raya Jagung Polri Digelar Serentak, Wakapolrestabes Medan Ikuti dari Medan Tuntungan

MEDAN // KoreksiNews
- Kepolisian Republik Indonesia menggelar panen raya jagung serentak di 36 wilayah Indonesia dengan total produksi mencapai 743.522 ton. Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen Polri dalam mendukung program swasembada pangan nasional yang dicanangkan pemerintah.

Panen raya tersebut dipimpin langsung oleh Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo bersama Ketua Komisi IV DPR RI Siti Hediati Hariyadi dan dihadiri Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman, Direktur Utama Perum Bulog, serta sejumlah pejabat utama Mabes Polri. Kegiatan panen dipusatkan di Kabupaten Bekasi, Jawa Barat.

Kapolri Listyo Sigit Prabowo menyampaikan bahwa upaya mewujudkan swasembada jagung telah dilakukan secara maksimal selama kurang lebih satu tahun sesuai arahan Presiden. Dalam pelaksanaannya, Polri turut mengoptimalkan pemanfaatan lahan yang tersedia di berbagai daerah.

“Kurang lebih selama satu tahun, sesuai target Bapak Presiden, kami maksimalkan untuk mewujudkan swasembada jagung. Alhamdulillah, kami berusaha mencari lahan yang bisa ditanam dan kami mendapatkan kurang lebih 1.300.000 hektare,” kata Listyo Sigit di Cikarang, Kamis.

Ia menjelaskan, panen raya di Bekasi menjadi pembuka dari rangkaian panen di lahan seluas 47.830 hektare dengan estimasi hasil produksi mencapai 743.522 ton jagung. Pada hari pertama, panen serentak dilakukan di lahan seluas 1.191 hektare dengan perkiraan produksi 11.912 ton.

Kapolri berharap hasil panen tersebut dapat memenuhi kebutuhan pasar dalam negeri sekaligus memperkuat cadangan pangan nasional. “Harapan kami juga cadangan tercukupi untuk kebutuhan pasar, baik swasta nasional, kelompok gabungan pakan ternak, mandiri juga bisa tercukupi, cadangan pulau juga bisa tercukupi, dan sisanya bisa kita ekspor,” ujarnya.

Asisten Kapolri Bidang Sumber Daya Manusia Irjen Pol Anwar menyampaikan bahwa program swasembada jagung melibatkan sedikitnya 527 kelompok tani dengan total 3.616 petani yang tersebar di seluruh Indonesia.

Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menilai sinergi lintas sektor menjadi kunci percepatan pencapaian target swasembada pangan. Menurutnya, dukungan dari berbagai pihak memungkinkan target yang semula direncanakan empat tahun dapat dicapai dalam waktu satu tahun, sekaligus memberikan dampak positif bagi kesejahteraan petani.

Sementara itu, kegiatan panen raya juga digelar di Medan. Wakapolrestabes Medan AKBP Rudi Silaen menyampaikan apresiasi kepada jajaran Forkopimda dan Polsek Medan Tuntungan yang telah memfasilitasi kegiatan tersebut.

“Kegiatan ini merupakan kegiatan positif, menunjukkan sinergi antara kepolisian dan masyarakat dalam upaya mewujudkan program pemerintah di bidang pertanian,” ucap Rudi.

Kegiatan panen raya di Medan turut dihadiri Forkopimda Kota Medan dan Forkopimcam Medan Tuntungan sebagai bentuk dukungan terhadap program swasembada pangan nasional. (Michael).
Dengarkan
Pilih Suara
1x
* Mengubah pengaturan akan membuat artikel dibacakan ulang dari awal.
Posting Komentar
BAGAIMANA MENURUT ANDA