Sinergi Tanpa Sekat: Yonif TP 855/RD, Babinsa, dan Warga Perkuat Akses, Layanan Kesehatan, serta Infrastruktur di Pining
Koreksi News
... menit baca
GAYO // KoreksiNews - Yonif TP 855/RD bersama Babinsa dan masyarakat setempat melaksanakan serangkaian giat terpadu di wilayah Kecamatan Pining, Kabupaten Gayo Lues, pada Sabtu (07/02/2026). Kegiatan ini menjadi wujud nyata sinergi antara TNI dan rakyat dalam memperkuat stabilitas wilayah, meningkatkan kualitas hidup masyarakat, serta mempercepat pembangunan infrastruktur dasar di daerah pedalaman.
Rangkaian kegiatan diawali dengan pengamanan akses jalan rute Papelah–Pintu Rime, yang selama ini menjadi jalur vital mobilitas warga. Pengamanan ini dilakukan untuk memastikan kelancaran arus transportasi, keamanan pengguna jalan, serta menjamin distribusi logistik dan aktivitas ekonomi masyarakat tetap berjalan normal, khususnya di wilayah yang rawan hambatan alam dan geografis.
Tak berhenti pada aspek keamanan, kegiatan terpadu ini juga dibarengi dengan penyelenggaraan layanan kesehatan (Yankes) bagi masyarakat Desa Pertik. Pelayanan kesehatan meliputi pemeriksaan umum, konsultasi medis, pemberian obat-obatan, serta edukasi kesehatan dasar bagi warga.
Kehadiran tenaga medis TNI di tengah masyarakat menjadi solusi konkret atas keterbatasan akses layanan kesehatan di wilayah terpencil, sekaligus memperkuat peran TNI sebagai pelindung dan pengayom rakyat.
Di sisi lain, semangat gotong royong turut diwujudkan melalui aksi kerja bakti pembersihan lingkungan. Personel Yonif TP 855/RD, Babinsa, dan masyarakat bahu-membahu membersihkan fasilitas umum, lingkungan permukiman, serta area strategis desa. Kegiatan ini bukan sekadar membersihkan fisik lingkungan, tetapi juga membangun kesadaran kolektif tentang pentingnya kebersihan, kesehatan lingkungan, dan budaya hidup bersih.
Kolaborasi lintas elemen ini semakin kuat dengan kelanjutan pembangunan jembatan gantung, yang menjadi infrastruktur vital penghubung antarwilayah dan akses utama masyarakat menuju pusat aktivitas ekonomi, pendidikan, dan layanan publik. Jembatan tersebut diharapkan mampu menjadi solusi jangka panjang bagi keterisolasian wilayah, mempercepat mobilitas warga, serta membuka peluang pertumbuhan ekonomi desa secara berkelanjutan.
Seluruh rangkaian kegiatan ini dipimpin langsung oleh Letnan Dua Ckm Rizki Hasan Hafidzin, S.Kep., Ners, yang menegaskan bahwa kegiatan terpadu ini merupakan bentuk pengabdian TNI kepada masyarakat, bukan sekadar tugas operasional, tetapi panggilan moral dan tanggung jawab sosial.
“Kegiatan ini adalah bentuk nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat. Kami hadir bukan hanya menjaga keamanan, tetapi juga memastikan masyarakat mendapatkan akses kesehatan, lingkungan yang bersih, serta infrastruktur yang layak. Inilah esensi pengabdian TNI di tengah masyarakat,” tegasnya.
Masyarakat setempat menyambut positif kegiatan tersebut. Kehadiran TNI tidak hanya dirasakan sebagai kekuatan pertahanan, tetapi juga sebagai mitra sosial yang aktif membantu menyelesaikan persoalan-persoalan riil warga, mulai dari akses jalan, kesehatan, hingga pembangunan sarana publik.
Kegiatan terpadu ini menjadi bukti bahwa kolaborasi antara TNI, aparat teritorial, dan masyarakat bukanlah sekadar slogan, melainkan praktik nyata di lapangan. Di tengah keterbatasan infrastruktur dan tantangan geografis Gayo Lues, sinergi seperti ini menjadi kunci utama dalam membangun wilayah secara inklusif, berkelanjutan, dan berkeadilan.
Dengan semangat RAKSAKA DHARMA — Berani, Benar, Setia, Yonif TP 855/RD bersama Babinsa dan masyarakat terus meneguhkan komitmen bahwa pembangunan daerah bukan hanya urusan pemerintah, tetapi kerja bersama seluruh elemen bangsa. Dari jalan, jembatan, kesehatan, hingga kebersihan lingkungan—semuanya dirajut dalam satu misi: menghadirkan negara secara nyata di tengah rakyat.
(Reporter Kang Juna)
Sebelumnya
...
Berikutnya
...
