E8lLixHRDGb1xRnfaGQAOqap3MrzuUX2KzUNPsqv
Bookmark

Kunker di Kecamatan Pasilambena Wilayah Terluar di Selayar, Bupati di Sambut Prosesi Manca Paddang

SELAYAR  // KoreksiNews
– Bupati Kepulauan Selayar, H. Muh. Natsir Ali bersama Sekda Andi Abdurrahman, wakil ketua DPRD Selayar Sofyan indra Pratama dan rombongan tiba di Pulau Kalaotoa, Kecamatan Pasilambena, dalam rangkaian kunjungan kerja di wilayah kepulauan, Selasa (21/4/2026).

Kedatangan Bupati sambut secara adat melalui prosesi manca paddang sebagai bentuk penghormatan kepada orang nomor satu di kabupaten Selayar tersebut.

Setibanya di lokasi, Bupati langsung menggelar pertemuan dengan masyarakat. Kegiatan ini menjadi ruang dialog terbuka bagi warga untuk menyampaikan berbagai aspirasi dan harapan secara langsung kepada pemerintah daerah.

Dalam sesi dialog interaktif, masyarakat menyampaikan sejumlah persoalan mendasar yang dihadapi, terutama kondisi infrastruktur jalan yang dinilai sangat memprihatinkan. Warga mengungkapkan bahwa kondisi jalan di wilayah tersebut sudah sering memakan korban dan membutuhkan penanganan serius.

Selain itu, kebutuhan listrik juga menjadi harapan besar masyarakat. Warga menginginkan layanan listrik yang lebih memadai untuk menunjang aktivitas sehari-hari dan mendukung peningkatan ekonomi di wilayah kepulauan.

Menanggapi persoalan jalan, Bupati menjelaskan bahwa pemerintah daerah sebelumnya telah mengalokasikan anggaran untuk perbaikan ruas jalan Kawau–Latokdok pada tahun 2025.

Namun, rencana tersebut harus tertunda akibat adanya Instruksi Presiden (Inpres) terkait pemotongan anggaran dari pemerintah pusat yang berdampak pada efisiensi anggaran hingga ke tingkat daerah.

“Awalnya ruas Kawau–Latokdok sudah dianggarkan di tahun 2025, namun karena adanya kebijakan efisiensi dari pusat, anggaran tersebut otomatis terdampak dan tidak dapat direalisasikan,” jelasnya.

Bupati menambahkan, pemerintah daerah akan kembali mengupayakan penganggaran ruas jalan tersebut pada tahun 2027 agar kebutuhan infrastruktur masyarakat dapat segera terpenuhi.

“Kita akan anggarkan kembali di tahun 2027, karena ini memang menjadi kebutuhan mendesak masyarakat,” tegasnya.

Selain itu, Bupati juga mengungkapkan bahwa persoalan jalan di Kecamatan Pasilambena telah beberapa kali diajukan ke Kementerian Pekerjaan Umum sebagai bagian dari upaya mencari dukungan anggaran dari pemerintah pusat.

Berbeda dengan persoalan air bersih, Bupati Natsir Ali menyampaikan bahwa pada tahun ini pemerintah daerah akan membangun sejumlah titik sumur bor serta embung di wilayah tersebut sebagai solusi pemenuhan kebutuhan air bagi masyarakat.

“Untuk air bersih, insyaAllah tahun ini kita siapkan pembangunan beberapa titik sumur bor dan embung agar kebutuhan air masyarakat bisa terpenuhi,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati turut mendorong pelaksanaan program prioritas daerah seperti “Gemerlap” dan “Gemetar” di sektor pertanian, serta program check point untuk pengelolaan aktivitas perikanan. Ia juga menekankan pentingnya sinergi dengan program strategis pemerintah pusat guna mempercepat pembangunan di wilayah kepulauan.

Sementara itu, Camat Pasilambena menyampaikan bahwa kehadiran Bupati di wilayahnya menjadi harapan besar bagi masyarakat.

“Kunjungan Bupati ini adalah harapan bagi masyarakat kami. Kami sangat berharap persoalan infrastruktur jalan dan listrik yang selama ini menjadi keluhan utama dapat segera mendapatkan perhatian dan solusi,” ujarnya.

Ia juga melaporkan pelaksanaan program “Gemerlap” dan “Gemetar” di wilayahnya yang mulai dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Salah satunya melalui program “Gemetar” dengan penanaman jagung yang telah dipanen.

“Alhamdulillah, masyarakat sudah merasakan hasilnya. Kami sudah panen dan hasilnya cukup memuaskan,” ungkapnya.

Ia juga menegaskan bahwa aspirasi terkait perbaikan jalan dan pemenuhan kebutuhan listrik merupakan kebutuhan mendesak yang terus disuarakan oleh masyarakat dalam berbagai kesempatan.

Kunjungan ini diharapkan dapat memperkuat komunikasi antara pemerintah daerah dan masyarakat, sekaligus menjadi dasar dalam merumuskan kebijakan pembangunan yang lebih tepat sasaran di wilayah kepulauan.(Puang Imran)
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi."
Dengarkan
Pilih Suara
1x
* Mengubah pengaturan akan membuat artikel dibacakan ulang dari awal.
Posting Komentar
𝐀𝐩𝐚 𝐓𝐚𝐧𝐠𝐠𝐚𝐩𝐚𝐧 𝐀𝐧𝐝𝐚??