E8lLixHRDGb1xRnfaGQAOqap3MrzuUX2KzUNPsqv
Bookmark

Kunker di Kecamatan Pasimasunggu, Bupati Selayar Tinjau Proyek Sumur Jaringan Irigasi Air Tanah di Desa Kembang Ragi

SELAYAR // KoreksiNews
- Bupati Kepulauan Selayar, H. Muh. Natsir Ali,di dampingi sekda Selayar ,kadis PU , camat Pasimasunggu meninjau langsung proyek sumur Jaringan Irigasi Air Tanah (JIAT) di Desa Kembang Ragi, Pulau Jampea, Ahad (19/4/2026).

Dalam kunjungan ke 5 kecamatan kepulauan ini bupati Selayar di dampingi juga wakil ketua DPRD Sofyan indra Pratama ,kadis perhubungan Suardi ,kadis Dikpora Masdar j Pratama ,kadis pmd Selayar Zulfikri ,kadis PU Selayar musytari beberapa anggota DPRD dan Kabag serta pihak ketua Baznas kepulauan Selayar H Odding Karim bersama wakil ketua Abd karim

Peninjauan ini merupakan bagian dari upaya memastikan keberlanjutan program penyediaan air bagi sektor pertanian di wilayah kepulauan.

 Program sumur JIAT sendiri merupakan hasil koordinasi Bupati Natsir Ali Kabupaten dengan Kementerian Pekerjaan Umum melalui Direktorat Jenderal Sumber Daya Air serta Balai Besar/Balai Wilayah Sungai Pompengan Jeneberang.

Diketahui, pada tahun 2025 sebanyak 20 titik sumur JIAT telah dibangun di Pulau Jampea, yang tersebar di dua kecamatan, yakni 9 titik di Kecamatan Pasimasunggu dan 11 titik di Kecamatan Pasimasunggu Timur. Program ini juga berpotensi untuk ditambah pada tahun 2026.

Dalam kunjungan tersebut, Bupati Natsir Ali melihat langsung aliran air dari sumur JIAT yang mampu menghasilkan debit sekitar 5 liter per detik. Ia menilai kehadiran infrastruktur ini sangat membantu kebutuhan air bagi lahan pertanian masyarakat.

“Atas nama pemerintah daerah, kami menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Balai Wilayah Sungai Pompengan Jeneberang atas dukungan dan realisasi program ini,” ujar Bupati.

Menurutnya, keberadaan sumur JIAT menjadi solusi bagi lahan sawah tadah hujan yang selama ini hanya bisa berproduksi satu kali dalam setahun, bahkan sebagian sempat tidak dikelola akibat kekurangan air.

“Dengan adanya irigasi air tanah ini, lahan yang sebelumnya terbatas kini bisa ditanami hingga dua bahkan tiga kali musim tanam,” jelasnya.

Hal senada disampaikan Camat Pasimasunggu, Nur Amin Arsyad. Ia mengungkapkan bahwa program sumur JIAT sangat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, khususnya petani di wilayahnya.

“Kehadiran sumur ini benar-benar membantu petani. Sawah yang dulunya bergantung pada hujan kini sudah memiliki sumber air yang lebih stabil,” ungkapnya.

Pemerintah Kabupaten Kepulauan Selayar berharap program ini terus berlanjut dan diperluas guna mendukung peningkatan produktivitas pertanian serta kesejahteraan masyarakat di wilayah kepulauan (puang Imran).
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi."
Dengarkan
Pilih Suara
1x
* Mengubah pengaturan akan membuat artikel dibacakan ulang dari awal.
Posting Komentar
𝐀𝐩𝐚 𝐓𝐚𝐧𝐠𝐠𝐚𝐩𝐚𝐧 𝐀𝐧𝐝𝐚??