E8lLixHRDGb1xRnfaGQAOqap3MrzuUX2KzUNPsqv
Bookmark

Jejak Kebaikan Menuju Baitullah: Kisah Inspiratif Bapak Supangat dan Ibu Suprapti dari Waykawat

WAYKANAN // KoreksiNews
-  Di balik rimbunnya Kampung Gunung Sangkaran, terselip sebuah kisah tentang kesabaran dan ketulusan yang berbuah manis. Pasangan suami istri asal Waykawat Kabupaten Way Kanan, Bapak Supangat dan Ibu Suprapti, resmi ditetapkan sebagai calon jamaah haji yang akan berangkat menuju tanah suci pada tahun 2026 mendatang.

Namun, bagi warga Waykawat, keberangkatan mereka bukan sekadar perjalanan ibadah biasa. Ini adalah jawaban dari doa-doa panjang yang dipanjatkan oleh orang-orang yang pernah merasakan sentuhan kedermawanan mereka.

Sosok Penolong yang Rendah Hati
Bapak Supangat dan Ibu Suprapti bukan sekadar warga biasa. Di mata tetangga, mereka adalah "tangan di atas" yang selalu terbuka. Selama bertahun-tahun, pasangan ini telah menjadi pilar bagi lingkungan sekitarnya:

* Penyokong Sosial: Menjadi donatur tetap dalam berbagai kegiatan kemasyarakatan.
* Pembangun Fasilitas: Tak segan mengulurkan bantuan materiil untuk pembangunan fasilitas umum demi kenyamanan warga.
* Penolong dalam Kesulitan: Selalu hadir paling depan saat ada warga yang membutuhkan bantuan darurat atau uluran tangan.

"Kebaikan mereka tidak pernah bersuara, namun dampaknya sangat terasa bagi kami semua di Waykawat," ujar salah satu warga dengan penuh haru.

Doa Tulus dari Tanah Kelahiran
Kabar keberangkatan haji ini disambut dengan sukacita yang meluap. Warga Waykawat secara kolektif memanjatkan doa yang menggetarkan hati, berharap sang khalik menjaga hamba-Nya yang selama ini telah menjaga sesama.

"Ya Allah, berikanlah kesehatan yang kuat dan kelancaran bagi Bapak Supangat dan Ibu Suprapti. Mudahkanlah jalan mereka menuju tanah suci sebagaimana mereka telah memudahkan urusan kami di dunia. Jadikanlah setiap bantuan yang mereka berikan sebagai amal jariah yang tak terputus, dan pulangkanlah mereka dengan gelar Haji yang Mabrur."

Teladan bagi Generasi Muda
Kisah pasangan ini menjadi pengingat bagi kita semua bahwa harta tidak akan berkurang karena sedekah, dan niat suci yang dibarengi dengan kebaikan kepada sesama akan membawa seseorang sampai ke rumah Allah (Baitullah).

Keberangkatan Bapak Supangat dan Ibu Suprapti pada tahun 2026 nanti bukan hanya kemenangan bagi mereka berdua, melainkan simbol harapan bagi seluruh warga Waykawat bahwa kebaikan akan selalu menemukan jalannya pulang.

Semoga semangat kedermawanan mereka terus mengalir dan menjadi inspirasi bagi kita semua untuk tetap menjadi sosok yang bermanfaat bagi orang lain. (Ibrahim)
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi."
Dengarkan
Pilih Suara
1x
* Mengubah pengaturan akan membuat artikel dibacakan ulang dari awal.
Posting Komentar
𝐀𝐩𝐚 𝐓𝐚𝐧𝐠𝐠𝐚𝐩𝐚𝐧 𝐀𝐧𝐝𝐚??