E8lLixHRDGb1xRnfaGQAOqap3MrzuUX2KzUNPsqv
Bookmark

Lindungi Petani Kopi Dari Resiko Iklim, Ini Yang dilakukan Bupati Dairi

DAIRI // KoreksiNews
-Pemerintah kabupaten Dairi meluncurkan Pilot Model Produk Asuransi Parametrik Indeks Cuaca dan Tabungan, sekaligus menyerahkan Polis Asuransi Parametrik Indeks Cuaca dan Buku tabungan Martabe untuk 199 orang petani kopi yang mengikuti program ROOTS di Hotel Beristra Sitinjo pada hari Senin,(25/05/2026).

Program itu digagasi oleh Mercy Corps Indonesia sebagai langkah untuk memperkuat ketahanan petani kopi menghadapi resiko perubahan iklim, sekaligus meningkatkan literasi keuangan warga tani.

Bupati Dairi Vickner Sinaga mengatakan bahwa sektor pertanian masih menjadi tulang punggung perekonomian kabupaten Dairi yang memiliki 15 kecamatan 161 Desa dan 8 kelurahan dengan jumlah penduduk mencapai 329.341 jiwa.

Menurut Vickner, pemerintah kabupaten Dairi mendukung penuh program ROOTS (Resilience Oriented Solusions for Thriving Smallholders) menyasar 1000 petani kopi di enam desa di kecamatan Sumbul dan Parbuluan. Program tersebut melibatkan 60% petani perempuan dan 40% petani laki-laki.

"Melalui produk asuransi ini, diharapkan petani kopi akan beralih dari manajemen krisis reaktif ke pembangunan ketahanan proaktif, mengamankan mata pencaharian dan masa depan pertanian kopi yang berkelanjutan di kabupaten Dairi,"sebut Vickner Sinaga.

Enam desa penerima manfaat program tersebut yaitu Desa Pegagan Julu III, IV, VI, VII, VIII di kecamatan Parbuluan dan Desa Perjuangan di kecamatan Sumbul.

Untuk mendukung Program ROOTS berkolaborasi dengan Bank Sumut dan Zurich Syariah Indonesia yang mempasilitas pelatihan literasi keuangan, edukasi produk asuransi parametrik indeks cuaca serta akses terhadap layanan keuangan bagi petani kopi di kabupaten Dairi.

Asuransi parametrik indeks cuaca adalah merupakan solusi inovatif yang memberikan perlindungan berbasis data cuaca sebagai parameter utama dalam pencairan klaim, dengan mekanisme itu proses klaim dapat dilakukan secara lebih cepat, transparan dan efisien tanpa memerlukan survei lapangan.

Bupati juga meminta para camat dan kepala desa untuk aktif mengawal keberlangsungan program serta memotivasi petani agar mengikuti yang di jalankan Mercy Corps Indonesia.

Juga hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Bupati Dairi Wahyu Daniel Sagala, Sekertaris Daerah Surung Charles Bantjin, mewakili Deputi Bidang Koordinasi Perniagaan dan Ekonomi Digital Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian RI Dr.Fatma, serta para undangan lainnya.(PS). 
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi."
Dengarkan
Pilih Suara
1x
* Mengubah pengaturan akan membuat artikel dibacakan ulang dari awal.
Posting Komentar
𝐀𝐩𝐚 𝐓𝐚𝐧𝐠𝐠𝐚𝐩𝐚𝐧 𝐀𝐧𝐝𝐚??