Ketua K3S Way Kanan di FLS2N SD: Jaga Profesionalitas, Hasil Lomba Langsung Diunggah ke Pusat
Koreksi News
... menit baca
WAYKANAN //KoreksiNews - Festival Lomba Seni Siswa Nasional (FLS2N) tingkat Sekolah Dasar (SD) se-Kabupaten Way Kanan resmi digelar di UPT SDN Umpu Kencana, Kecamatan Blambangan Umpu, pada Selasa (9/7/2026).
Sebagai informasi, FLS2N merupakan kompetisi seni bergengsi di Indonesia yang diselenggarakan oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) melalui Pusat Prestasi Nasional (Puspresnas). Ajang ini menjadi wadah unjuk bakat bagi siswa di jenjang SD, SMP, SMA/SMK, hingga Pendidikan Khusus.
Pada seleksi tingkat Kabupaten Way Kanan tahun ini, tercatat ada 7 cabang kategori lomba yang dipertandingkan. Kompetisi ini diikuti dengan antusias oleh perwakilan Sekolah Dasar dari seluruh 15 kecamatan yang ada di Kabupaten Way Kanan.
7 Cabang Lomba yang Dipertandingkan:
Menulis Cerita, Pendongeng, Pantomim, Gambar Bercerita, Seni Tari, Menyanyi Solo, Kriya.
Dalam sambutannya, Ketua Kelompok Kerja Kepala Sekolah (K3S) Kabupaten Way Kanan, Ilham Fadli, S.Pd., M.Pd., menekankan pentingnya profesionalisme dan transparansi selama kompetisi berlangsung. Beliau mengingatkan bahwa hasil penilaian harus segera diunggah ke sistem kementerian setelah lomba selesai.
"Begitu lomba selesai, hasilnya langsung di-upload ke sistem kementerian. Saya berharap semua pihak dapat bekerja secara profesional. Karena baik atau buruknya nama Way Kanan, itu adalah cerminan kita semua. Esensi dari kegiatan ini adalah murni untuk mewadahi bakat anak-anak kita," ujar Ilham Fadli.
Beliau juga mengajak seluruh panitia dan pendamping untuk bersikap bijaksana dan berlapang dada menerima apa pun hasil dari kompetisi ini demi kebaikan perkembangan sang anak.
"Kita harus legowo apa pun kondisinya, karena yang kita pikirkan adalah masa depan anak-anak kita. Mari kita pikul bersama, kalau hasilnya bagus maupun jelek, itu adalah hasil kebersamaan kita," pungkasnya.(Ibrahim)
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi."
Sebelumnya
...
Berikutnya
...
