Tinjau Jembatan Idanö Mo'awö, Gubernur Bobby Nasution: Perbaikan Jembatan Idanö Mo'awö Segera Dimulai
Koreksi News
... menit baca
GUNUNGSITOLI // KoreksiNews - Kondisi Jembatan Idanö Mo'awö di Kota Gunungsitoli semakin memprihatinkan. Lantai jembatan yang mengalami kerusakan parah hingga berlubang dinilai membahayakan keselamatan pengguna jalan dan mengganggu kelancaran arus transportasi.
Jembatan yang menjadi akses utama penghubung Kota Gunungsitoli dengan Kabupaten Nias Utara tersebut selama ini menjadi jalur vital bagi aktivitas masyarakat, distribusi barang, serta mobilitas kendaraan setiap hari. Kerusakan yang terjadi bahkan disebut telah menyebabkan sejumlah kecelakaan.
Menindaklanjuti kondisi tersebut, Gubernur Sumatera Utara, Muhammad Bobby Afif Nasution, didampingi Wali Kota Gunungsitoli, Sowa'a Laoli, S.E., M.Si., bersama Ketua Forum Kepala Daerah (Forkada) se-Kepulauan Nias, Dr. Eliyunus Waruwu, S.Pt., M.Si., turun langsung meninjau Jembatan Idanö Mo'awö pada Rabu (15/07/2026).
Dalam peninjauan itu, Pemerintah Provinsi Sumatera Utara memastikan telah mengalokasikan anggaran sebesar Rp4,5 miliar untuk memperbaiki jembatan tersebut. Perbaikan akan difokuskan pada penggantian lantai jembatan dan balok girder agar kerusakan tidak semakin parah serta untuk menjamin keselamatan para pengguna jalan.
Selain melihat langsung kondisi fisik jembatan, Gubernur Sumatera Utara juga berdialog dengan masyarakat yang terdampak. Warga berharap proses perbaikan dapat segera dilaksanakan mengingat Jembatan Idanö Mo'awö merupakan jalur strategis yang setiap hari dilalui kendaraan pribadi, angkutan umum, hingga kendaraan pengangkut logistik.
Pada kesempatan itu, masyarakat turut menyampaikan sejumlah aspirasi lainnya, di antaranya pembangunan jalan alternatif untuk mengurangi kepadatan lalu lintas di Jalan Yos Sudarso yang menghubungkan pusat Kota Gunungsitoli, Pelabuhan Angin, Mo'awö hingga Kabupaten Nias Utara, peningkatan layanan air bersih, pembentukan UPTD Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Sumatera Utara di Kepulauan Nias guna mempermudah pelayanan perizinan bagi nelayan, serta bantuan renovasi masjid di kawasan Mo'awö.
Menanggapi berbagai masukan tersebut, Gubernur Sumatera Utara menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat sinergi antara Pemerintah Provinsi Sumatera Utara dengan pemerintah kabupaten/kota se-Kepulauan Nias dalam mempercepat pembangunan infrastruktur dan meningkatkan kualitas pelayanan publik.
Perbaikan Jembatan Idanö Mo'awö diharapkan dapat segera direalisasikan sehingga akses transportasi masyarakat kembali aman, lancar, dan mampu mendukung aktivitas perekonomian di wilayah Kota Gunungsitoli dan Kabupaten Nias Utara.
Editor : Ganda Pasaribu
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi."
Sebelumnya
...
Berikutnya
...
