Dilantik Gus Muhaimin di Kota Tua Jakarta, Rusudin Zalukhu Bawa Semangat Baru untuk PKB Kota Gunungsitoli
Koreksi News
... menit baca
GUNUNGSITOLI// KoreksiNews - Jakarta menjadi saksi dimulainya babak baru perjalanan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) di Kota Gunungsitoli. Di tengah suasana bersejarah Alun-Alun Museum Fatahillah, Kota Tua Jakarta, Pengurus DPC PKB Kota Gunungsitoli resmi dilantik oleh Ketua Umum DPP PKB Abdul Muhaimin Iskandar atau Gus Muhaimin, bersama jajaran pengurus DPC PKB se-Indonesia, pada 22 Juli 2026.
Dalam pelantikan tersebut, Rusudin Zalukhu, SE dipercaya mengemban amanah sebagai Ketua DPC PKB Kota Gunungsitoli untuk masa khidmat 2026–2031.
Bagi Rusudin, amanah tersebut bukan sekadar sebuah jabatan. Ada tanggung jawab besar untuk membawa PKB semakin hadir di tengah masyarakat, membangun organisasi yang solid, sekaligus membuka ruang pengabdian yang lebih luas.
Sosok Rusudin dikenal aktif, mudah bergaul, dan memiliki kepedulian sosial yang kuat. Pengalamannya tidak hanya terbentuk dari aktivitas organisasi, tetapi juga dari perjalanan panjangnya dalam pemerintahan, pelayanan publik, organisasi kemasyarakatan, keagamaan, hingga berbagai kegiatan sosial.
Bagi Rusudin, organisasi bukan hanya tempat untuk menjalankan struktur dan program kerja. Lebih dari itu, organisasi harus mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Pandangan tersebut sejalan dengan perjalanan pengabdiannya selama ini. Ia dikenal kerap terlibat dalam berbagai kegiatan yang bersentuhan langsung dengan masyarakat, baik dalam bidang sosial, keagamaan maupun kemasyarakatan.
![]() |
| Rusudin Zalukhu Bersama Ketua Umum PKB Gus Muhaimin Iskandar |
Karakter yang aktif dan mudah membangun komunikasi dengan berbagai kalangan menjadi salah satu modal penting yang kini dibawanya ke dalam kepemimpinan DPC PKB Kota Gunungsitoli.
Sebagai pimpinan partai di tingkat daerah, Rusudin tidak hanya dituntut mampu menggerakkan roda organisasi, tetapi juga membangun komunikasi yang sehat dengan masyarakat dan berbagai elemen daerah.
Sebelum dipercaya memimpin DPC PKB Kota Gunungsitoli, Rusudin telah memiliki pengalaman di bidang pemerintahan dan pelayanan publik.
Ia pernah menduduki sejumlah jabatan struktural di lingkungan RSUD Gunungsitoli, termasuk yang berkaitan dengan pengelolaan keuangan dan administrasi.
Pengalaman tersebut menjadi bekal berharga dalam memahami tata kelola organisasi, administrasi, pengelolaan keuangan, hingga bagaimana memberikan pelayanan kepada masyarakat.
Pengalaman Rusudin juga tidak berhenti di lingkungan pemerintahan. Ia aktif dalam organisasi kemasyarakatan dan keagamaan. Ia pernah dipercaya sebagai Ketua Tanfidziyah PCNU Kota Gunungsitoli dan kemudian dipercaya pula sebagai Ketua Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kota Gunungsitoli.
Jejak tersebut menunjukkan bahwa Rusudin telah cukup lama berinteraksi dengan berbagai lapisan masyarakat dan memiliki pengalaman dalam membangun komunikasi lintas kelompok.
Pelantikan di Jakarta menjadi awal, bukan akhir dari perjalanan kepengurusan baru DPC PKB Kota Gunungsitoli.
![]() |
| Bersama dengan Sekretaris DPC PKB Kota Gunungsitoli Karsani Aulia Polem, SE dan Bendahara DPC PKB Kota Gunungsitoli Idarniwati Tanjung Mengikuti Bimtek PKB di Jakarta |
Sejumlah agenda prioritas telah disiapkan. Salah satunya adalah pembentukan pengurus DPAC dan DPRt PKB se-Kota Gunungsitoli.
Langkah ini menjadi bagian penting dalam memperkuat struktur organisasi hingga ke tingkat bawah. Dengan struktur yang semakin lengkap, PKB diharapkan mampu membangun komunikasi yang lebih dekat dengan masyarakat serta menyerap aspirasi dari berbagai wilayah.
Selain memperkuat struktur, pembenahan sekretariat DPC PKB Kota Gunungsitoli juga menjadi perhatian. Sekretariat diharapkan dapat menjadi pusat aktivitas organisasi sekaligus ruang konsolidasi bagi para kader dan pengurus.
DPC PKB Kota Gunungsitoli juga akan menyampaikan SK kepengurusan kepada instansi dan lembaga terkait sebagai bagian dari penguatan administrasi serta kelembagaan organisasi.
Agenda tersebut menjadi langkah awal untuk membangun kepengurusan yang lebih tertata, solid, dan siap bekerja.
Tantangan kepemimpinan Rusudin ke depan tentu tidak ringan. Masa khidmat hingga 2031 membutuhkan konsistensi, kerja sama, dan kemampuan menjaga soliditas seluruh jajaran.
![]() |
| Bersama dengan Sekretaris DPC PKB Kota Gunungsitoli Karsani Aulia Polem, SE dan Bendahara DPC PKB Kota Gunungsitoli Idarniwati Tanjung Mengikuti Bimtek PKB di Jakarta |
Karena itu, konsolidasi internal menjadi salah satu kunci. Penguatan kaderisasi, komunikasi antarpengurus, serta keterlibatan masyarakat menjadi bagian penting dalam perjalanan DPC PKB Kota Gunungsitoli ke depan.
Rusudin diharapkan mampu memanfaatkan pengalaman yang dimilikinya untuk membangun PKB sebagai organisasi politik yang tidak hanya kuat secara struktur, tetapi juga memiliki kedekatan dengan masyarakat.
Kehadiran partai di tengah masyarakat akan semakin bermakna ketika mampu mendengar persoalan, menyerap aspirasi, dan ikut mendorong lahirnya solusi bagi kepentingan masyarakat.
Kepercayaan yang diberikan kepada Rusudin Zalukhu, SE menjadi momentum baru bagi PKB Kota Gunungsitoli.
![]() |
| Rapat Perdana Pengurus DPC PKB Kota Gunungsitoli. |
Dengan pengalaman di pemerintahan, organisasi kemasyarakatan, keagamaan, serta kegiatan sosial, Rusudin memiliki modal untuk menjalankan amanah tersebut.
Kini, tantangannya adalah bagaimana pengalaman itu diterjemahkan menjadi kerja organisasi yang nyata.
Pelantikan di Kota Tua Jakarta menjadi titik awal. Selanjutnya, masyarakat akan melihat bagaimana kepengurusan baru ini membangun struktur, menggerakkan kader, memperkuat komunikasi, dan menghadirkan PKB lebih dekat dengan masyarakat Kota Gunungsitoli.
Bagi Rusudin, kepemimpinan bukan sekadar tentang posisi, melainkan tentang tanggung jawab dan kesempatan untuk terus mengabdi.
![]() |
| Rapat Perdana Pengurus DPC PKB Kota Gunungsitoli. |
Dengan semangat kebersamaan, kepedulian sosial, konsolidasi organisasi, dan kerja nyata, DPC PKB Kota Gunungsitoli di bawah kepemimpinannya diharapkan mampu tumbuh menjadi organisasi yang semakin kuat, solid, dan dekat dengan masyarakat.
Dari Kota Tua Jakarta, amanah itu dimulai. Dari Gunungsitoli, kerja nyata diharapkan terus dilanjutkan.
PKB Bangkit, Solid, Menang.
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi."
Sebelumnya
...
Berikutnya
...





