Respon Kelangkaan LPG 3 Kg, Pemko Gunungsitoli Sidak di Sejumlah Laundry, Puluhan Tabung di Amankan
Koreksi News
... menit baca
GUNUNGSITOLI// KoreksiNews - Pemerintah Kota Gunungsitoli memperketat pengawasan terhadap distribusi dan penggunaan LPG tabung 3 kilogram bersubsidi. Di tengah kelangkaan LPG yang masih menjadi perhatian masyarakat, Pemko Gunungsitoli menggelar Operasi Pasar LPG 3 Kg sekaligus inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah pelaku usaha, Senin (24/8/2026).
Operasi pasar yang berlangsung di halaman Dinas Pemadam Kebakaran Kota Gunungsitoli, Kelurahan Pasar, Kecamatan Gunungsitoli, menyediakan 560 tabung LPG 3 kilogram untuk masyarakat. Kehadiran operasi pasar tersebut mendapat respons positif dari warga yang membutuhkan LPG untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.
Namun, upaya pemerintah tidak berhenti pada pemenuhan kebutuhan masyarakat. Usai operasi pasar, Tim Koordinasi dan Pengawasan Pendistribusian LPG Tabung 3 Kg bersama unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), termasuk personel Polres Nias, langsung turun ke lapangan untuk memastikan LPG bersubsidi tidak digunakan oleh pihak yang tidak berhak.
Sasaran sidak kali ini adalah sejumlah usaha laundry di wilayah Kota Gunungsitoli, yakni Naraya Laundry, Raja Laundry, Queen Laundry Coin Express, Ratu Laundry, dan Coin Laundry.
Dari hasil pemeriksaan, tim menemukan penggunaan LPG 3 kilogram bersubsidi pada sejumlah usaha laundry. Raja Laundry ditemukan menggunakan 17 tabung, Queen Laundry Coin Express 16 tabung, dan Ratu Laundry 3 tabung. Total 36 tabung LPG 3 kilogram kemudian diamankan oleh tim pengawasan.
Tabung-tabung tersebut diamankan oleh Satpol PP Kota Gunungsitoli dan selanjutnya dibawa ke Polres Nias untuk penanganan lebih lanjut sesuai ketentuan dan prosedur yang berlaku.
Pemerintah Kota Gunungsitoli juga akan menindaklanjuti hasil sidak tersebut sesuai kewenangannya. Apabila ditemukan pelanggaran terhadap ketentuan yang berlaku, termasuk terkait penggunaan LPG bersubsidi maupun aspek perizinan usaha, pemerintah akan melakukan evaluasi dan mengambil langkah sesuai aturan.
Langkah ini menjadi bagian dari komitmen Pemko Gunungsitoli untuk menjaga LPG 3 kilogram tetap tersedia dan tepat sasaran, khususnya bagi masyarakat dan kelompok yang memang berhak menerima subsidi.
Di tengah kondisi pasokan yang menjadi perhatian masyarakat, pengawasan terhadap distribusi hingga penggunaan LPG bersubsidi dinilai penting untuk mencegah penyalahgunaan yang berpotensi memperparah kelangkaan di tingkat konsumen.
Pemko Gunungsitoli mengimbau masyarakat dan pelaku usaha agar menggunakan LPG sesuai peruntukan dan ketentuan yang berlaku. Kolaborasi dan kesadaran semua pihak menjadi kunci agar LPG bersubsidi tidak salah sasaran dan kebutuhan masyarakat dapat tetap terpenuhi.
Editor: Ganda Pasaribu
Sumber: Pemko Gunungsitoli
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi."
Sebelumnya
...
Berikutnya
...
