E8lLixHRDGb1xRnfaGQAOqap3MrzuUX2KzUNPsqv
Bookmark

Belum Ada Keterwakilan di DPRD Kota Gunungsitoli, Rusudin Zalukhu Targetkan 3 Kursi di Pemilu Mendatang

GUNUNGSITOLI // KoreksiNews
– Menghadapi pemilu mendatang, DPC Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kota Gunungsitoli mulai memasang target politik yang jelas. Di bawah kepemimpinan Rusudin Zalukhu, S.E., PKB membidik dua hingga tiga kursi di DPRD Kota Gunungsitoli, sekaligus menyiapkan kader terbaik untuk bertarung dalam pemilihan kepala daerah.

Target tersebut menjadi tantangan tersendiri bagi PKB Gunungsitoli yang saat ini belum memiliki keterwakilan di DPRD. Karena itu, kepengurusan baru masa bakti 2026–2031 dituntut tidak hanya memperkuat struktur partai, tetapi juga membangun kepercayaan masyarakat melalui kerja nyata.

Komitmen tersebut disampaikan Rusudin saat pengukuhan pengurus DPC PKB Kota Gunungsitoli yang dirangkaikan dengan orientasi politik dan Musyawarah Kerja Cabang (Muskercab) di Hotel Nasional, Gunungsitoli, Kamis (28/10/2026).

Menurut Rusudin, pengukuhan pengurus bukan sekadar pergantian struktur organisasi, melainkan awal dari tanggung jawab besar untuk membawa PKB semakin dikenal, diterima, dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

“Pengukuhan ini bukan sekadar seremonial pergantian pengurus sesuai surat keputusan. Lebih dari itu, pengukuhan ini merupakan sumpah dan amanah berat untuk mengibarkan panji-panji Partai Kebangkitan Bangsa di tengah masyarakat,” ujarnya.

Rusudin secara terbuka menyampaikan bahwa PKB Gunungsitoli ingin mengakhiri kondisi tanpa keterwakilan di DPRD pada pemilihan legislatif mendatang. Target dua hingga tiga kursi menjadi sasaran yang harus diperjuangkan melalui persiapan matang dan kerja kolektif seluruh kader.

“Pada pemilihan legislatif mendatang, kita menargetkan perolehan dua sampai tiga kursi di DPRD Kota Gunungsitoli. Kita juga akan mempersiapkan kader-kader terbaik untuk maju sebagai bakal calon Wali Kota Gunungsitoli,” tegasnya.

Target tersebut tidak hanya menuntut kesiapan calon legislatif, tetapi juga konsolidasi organisasi, penguatan kaderisasi, serta kemampuan partai memahami kebutuhan masyarakat.

Rusudin menyadari bahwa kepercayaan publik tidak bisa dibangun hanya melalui kegiatan politik menjelang pemilu. Kehadiran kader di tengah masyarakat, menurutnya, harus menjadi bagian dari aktivitas partai sehari-hari.

Karena itu, ia meminta seluruh pengurus agar aktif mendengar aspirasi warga, memahami persoalan yang dihadapi, dan ikut memperjuangkan solusi atas berbagai kebutuhan masyarakat.

Sebagai langkah awal, DPC PKB Kota Gunungsitoli akan merumuskan program kerja melalui Muskercab. Program tersebut diharapkan memiliki sasaran yang jelas, realistis, dan memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.

Beberapa sektor yang menjadi perhatian antara lain ekonomi kerakyatan, pendidikan, pertanian, pemberdayaan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), serta pengembangan potensi generasi muda, termasuk milenial dan Gen Z.

Rusudin menegaskan bahwa seluruh agenda tersebut membutuhkan kekompakan dan soliditas pengurus. Target politik, menurutnya, tidak akan tercapai apabila setiap kader berjalan sendiri-sendiri tanpa arah perjuangan yang sama.

Selain target legislatif dan persiapan menghadapi Pilkada, Rusudin juga menyampaikan dukungan dan usulan PKB Kota Gunungsitoli terhadap Gus Muhaimin Iskandar sebagai bakal calon Presiden serta H. Ashari Tambunan sebagai bakal calon Gubernur Sumatera Utara.

Ia mengingatkan bahwa perjuangan PKB harus tetap berpegang pada semangat menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), memperkuat demokrasi, dan memperjuangkan keadilan sosial.

Bagi Rusudin, tantangan kepengurusan baru bukan sekadar mencapai target perolehan kursi, melainkan membuktikan bahwa PKB dapat hadir sebagai bagian dari perjuangan masyarakat Kota Gunungsitoli.

Ia pun mengajak seluruh pengurus untuk menjaga kejujuran, keikhlasan, dan semangat pengabdian, serta tidak hanya muncul ketika pemilu tiba.

Dengan target dua hingga tiga kursi DPRD dan persiapan kader untuk Pilkada, PKB Gunungsitoli kini memiliki pekerjaan besar: memperkuat organisasi, mendekatkan diri kepada masyarakat, dan menerjemahkan target politik menjadi kerja nyata yang dapat dirasakan warga.

Liputan: Ganda Pasaribu
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi."
Dengarkan
Pilih Suara
1x
* Mengubah pengaturan akan membuat artikel dibacakan ulang dari awal.
Posting Komentar
𝐀𝐩𝐚 𝐓𝐚𝐧𝐠𝐠𝐚𝐩𝐚𝐧 𝐀𝐧𝐝𝐚??