E8lLixHRDGb1xRnfaGQAOqap3MrzuUX2KzUNPsqv
Bookmark

Ketua DPW Juleha dan Pemkab Way Kanan Berpesan agar Pengurus Baru Emban Amanah Dakwah dan Perkuat Sinergi

WAYKANAN //KoreksiNews
- Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Juru Sembelih Halal (Juleha) Kabupaten Way Kanan resmi menggelar pelantikan pengurus sekaligus pelatihan Juleha Berbasis Kompetensi masa bakti 2026–2028. Acara ini turut dihadiri oleh Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Juleha serta jajaran Pemerintah Kabupaten Way Kanan, Blambangan Umpu, (27/10/2026).

Dalam sambutannya, Ketua DPW Juleha, Saludin, menyampaikan ucapan selamat kepada para pengurus yang baru dilantik. Ia mengingatkan bahwa pelantikan hari ini bukanlah akhir, melainkan awal dari sebuah langkah panjang dalam mengemban misi dakwah.

"Saya ucapkan selamat. Hari ini belum selesai, baru dimulai. Saya harap Indra dkk benar-benar dapat menggunakan dakwah ini," ujar Saludin.

Sementara itu, Staf Ahli Bupati Way Kanan yang hadir dalam kesempatan tersebut menyampaikan ucapan selamat dan sukses kepada jajaran pengurus DPD Juleha Way Kanan yang baru dilantik. Ia menekankan bahwa jabatan yang diemban bukan sekadar tanggung jawab administratif, melainkan sebuah amanah sosial yang sangat mulia.

Pihak Pemkab Way Kanan juga menyatakan komitmennya untuk selalu membuka diri dan bersinergi dengan Juleha Way Kanan dalam mengawal kehalalan produk pangan di daerah.

"Selamat bekerja dan mengabdi, sehingga keberadaan Juleha dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Kepada para peserta pelatihan, bersungguh-sungguhlah dalam mengikuti setiap tahapan pelatihan ini agar ilmunya dapat diserap dengan baik," pesan Staf Ahli mewakili pemerintah daerah.

Senada dengan hal tersebut, Ketua DPD Juleha Way Kanan, Indra Septa Purnama, S.H., dalam pidatonya menegaskan bahwa seorang Juleha merupakan garda terdepan dan titik kritis dalam ekosistem industri halal. Ia memaparkan tiga prinsip utama yang harus dipegang teguh, yaitu kesesuaian dengan Syariat Islam, penerapan Kesejahteraan Hewan (Animal Welfare), serta menjaga Higienitas dan Standar Keamanan Pangan untuk menghasilkan daging yang ASUH (Aman, Sehat, Utuh, dan Halal).   

Dengan adanya pelatihan berbasis kompetensi ini, diharapkan para peserta dan pengurus dapat meningkatkan keahlian serta profesionalisme, sehingga masyarakat Way Kanan memiliki ketenteraman batin dalam mengonsumsi produk halal sehari-hari.   

Bagaimana, apakah draf berita gabungan ini sudah sesuai dengan yang Anda harapkan, atau ada bagian tambahan yang ingin disesuaikan?(Ibrahim)
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi."
Dengarkan
Pilih Suara
1x
* Mengubah pengaturan akan membuat artikel dibacakan ulang dari awal.
Posting Komentar
𝐀𝐩𝐚 𝐓𝐚𝐧𝐠𝐠𝐚𝐩𝐚𝐧 𝐀𝐧𝐝𝐚??