E8lLixHRDGb1xRnfaGQAOqap3MrzuUX2KzUNPsqv
Bookmark

Bang Yusman Dawolo Beri Beasiswa kepada Lusia Krismawati Batee di Desa Hiliweto Idanoi

GUNUNGSITOLI//KoreksiNews-Kepedulian Dr. H.C. Yusman Dawolo, M.Kom.I, yang kerap disapa Bang YD terhadap pendidikan anak-anak di Kota Gunungsitoli sudah tidak diragukan lagi. Sudah ratusan anak di Kota Gunungsitoli telah disekolahkan olehnya.

Kali ini, mendengar informasi dari masyarakat tentang adanya anak sekolah yang terkendala biaya dan terancam tidak bisa ikut ujian, Bang YD langsung merespon dengan mendatangi rumah Lusia Krismawati Batee, siswa kelas III di SMK Harapan di Desa Hiliweto Idanoi, Kecamatan Gunungsitoli Idanoi, Kota Gunungsitoli untuk memberikan bantuan uang sekolah dari Bulan Maret hingga Juni 2024 mendatang. Selasa(5/3).

"Saya mendengar ada siswi yang tidak bisa ikut ujian karena tidak ada uang untuk membayar uang bulanan sekolah. Oleh karena itu, dengan cepat saya kesana, dan langsung Kita berikan bantuan,". Kata Bang YD.

Lusia Krismawati Batee merupakan anak yatim, Bapaknya sudah almarhum, dia anak keempat dari lima bersaudara, dan berasal dari keluarga kurang mampu. Ibunya, Rotari Manullang, sehari-harinya bekerja mengumpulkan pasir di sungai Idanoi untuk memenuhi kebutuhan rumah tangganya.

"Sejak suami saya meninggal dua tahun lalu, saya bekerja mengumpulkan pasir di Sungai Idanoi, dengan pendapatan 25 ribu sehari, dan paling besar 50 ribu rupiah sehari saat banjir datang. Saat ini saya tidak bisa bekerja dan tidak ada penghasilan karena dua minggu yang lalu saya kecelakan jatuh dari motor." ungkap Rotari di hadapan Bang YD.

Penghasilan yang tidak menentu dan sering terhambat tergantung ada atau tidaknya pasir membuat Rotari kesulitan memenuhi kebutuhan keluarganya, termasuk biaya pendidikan Lusia.

"Penghasilan saya tidak cukup untuk kebutuhan sehari-hari, apalagi untuk biaya sekolah anak. Saya sering mencari pinjaman ke tetangga untuk membeli beras dan keperluan sekolah Lusia," lanjut Rotari.

Dr. H.C. Yusman Dawolo, M.Kom.I, yang kerap disapa Bang YD sangat sedih bila mendengar anak-anak di Kota Gunungsitoli mengalami kesulitan karena biaya.

"Saya dan tim langsung mendatangi kerumah siswa tersebut untuk membantu membayarkan uang sekolah hingga bulan Juni mendatang, agar Lusia tidak mengalami masalah menjelang ujian yang akan datang." Jelasnya.

Menurutnya, pendidikan harus diperjuangkan karena pendidikan adalah kunci untuk membangun generasi penerus bangsa yang cerdas, berkarakter, serta akan mampu meningkatkan kesejahteraan keluarganya.

"Kalau saya diberi kepercayaan untuk menjadi Walikota Gunungsitoli 2024 ini, saya akan memperjuangkan anak-anak di Kota Gunungsitoli yang kurang mampu ini, agar dapat melanjutkan sekolah hingga sarjana. Kita buat program satu keluarga satu sarjana." ujarnya.

Dengan pendidikan yang tinggi, diharapkan anak-anak Kota Gunungsitoli dimasa yang akan datang bisa berubah nasibnya, bisa membahagiakan kedua orang tuanya, dan menarik tangan saudara-saudaranya.(GANDA)

"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi."
Dengarkan
Pilih Suara
1x
* Mengubah pengaturan akan membuat artikel dibacakan ulang dari awal.
Posting Komentar
𝐀𝐩𝐚 𝐓𝐚𝐧𝐠𝐠𝐚𝐩𝐚𝐧 𝐀𝐧𝐝𝐚??