E8lLixHRDGb1xRnfaGQAOqap3MrzuUX2KzUNPsqv
Bookmark

Proyek Pembangunan Toilet SD.N 18 Prabumulih Diduga Syarat Korupsi

PRABUMULIH // KoreksiNews
- Keterbukaan Informasi Publik (KIP) terkait kegiatan proyek pembangunan 4 toilet di SD Negeri 18 Prabumulih ternyata tidak berlaku bagi sekolah tersebut. Pasalnya saat dilakukan pengawasan oleh media, tidak ditemukan petunjuk maupun papan proyek dalam pelaksanaan kegiatan tersebut.

Menemukan kejanggalan dalam pelaksanaan kegiatan proyek tersebut, wartawan media ini berupaya meminta konfirmasi kepada pihak sekolah, yang mana pada saat itu diterima oleh salah satu pegawai tenaga pendidik Ari, karena kepala sekolah sedang tidak berada ditempat.

Dalam keterangannya Ari mengatakan, tidak ada aturan yang mengharuskan pemasangan papan proyek meskipun proyek tersebut bersumber dari Direktorat Jenderal PAUD Dasmen Kementerian Pendidikan Dasar Dan Menengah.

"Dari sananya tidak ada pak, terus kalau kami adakan apakah tidak melanggar aturan kata Ari dengan nada yang tidak ramah"

Tak hanya itu, sikap kurang ramah pegawai tenaga pendidik ini juga dipertunjukkannya saat media menanyakan nama kepala sekolah. Ari mengatakan tidak tau nama kepala sekolah tersebut dan dia menidakkan nama kepala sekolah yang tertulis dipapan struktur yang ada diruang kantor tersebut.

Diketahui, proyek tersebut merupakan proyek Direktorat Jenderal PAUD Dasmen Kementerian Pendidikan Dasar Dan Menengah yang bersumber dari Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) Tahun Anggaran 2025.

Pelaksana dalam pengerjaan proyek tersebut dilaksanakan oleh Panitia Pembangunan Satuan Pendidikan yang dikelola secara swakelola oleh pihak sekolah.

Guna menindaklanjuti proses ini, media melakukan konfirmasi langsung ke Dinas Pendidikan melalui via WhatsApp. Hingga berita ini dinaikkan Dinas Pendidikan belum memberikan jawaban hingga berita terbit sesuai fakta dilapangan. (Iqbal S)
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi."
Dengarkan
Pilih Suara
1x
* Mengubah pengaturan akan membuat artikel dibacakan ulang dari awal.
Posting Komentar
𝐀𝐩𝐚 𝐓𝐚𝐧𝐠𝐠𝐚𝐩𝐚𝐧 𝐀𝐧𝐝𝐚??