E8lLixHRDGb1xRnfaGQAOqap3MrzuUX2KzUNPsqv
Bookmark

Lestarikan Kearifan Lokal, Pagelaran Budaya Garut Kembali Masuk Kalender Nasional KEN 2026

GARUT // KoreksiNews
- Kabupaten Garut kembali mengukuhkan eksistensinya sebagai salah satu pusat pelestarian budaya di Jawa Barat. Pagelaran budaya unggulan daerah, termasuk Gebyar Pesona Budaya Garut, secara resmi ditetapkan masuk dalam daftar 125 Karisma Event Nusantara (KEN) 2026 oleh Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) RI.

Capaian ini menjadi angin segar bagi upaya pemulihan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif di "Kota Intan". Masuknya event budaya Garut ke dalam kalender nasional diharapkan mampu menarik minat wisatawan mancanegara maupun domestik, sekaligus menjadi panggung bagi para seniman lokal untuk menampilkan karya terbaik mereka.

Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, mengungkapkan rasa bangganya atas konsistensi seluruh pihak dalam menjaga marwah kebudayaan Garut. Menurutnya, pagelaran budaya bukan sekadar tontonan, melainkan investasi strategis dalam memperkuat jati diri bangsa dan meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui sektor pariwisata.

"Ini adalah apresiasi bagi seluruh masyarakat Garut yang terus menjaga warisan leluhur. Kita ingin pagelaran budaya tahun ini tidak hanya meriah secara seremonial, tapi juga berdampak nyata pada ekonomi kerakyatan dan pelaku UMKM kita," ujar Bupati saat ditemui di sela kegiatannya hari ini.

Dukungan serupa juga datang dari pihak legislatif. DPRD Kabupaten Garut menyatakan kesiapannya untuk mendorong alokasi kebijakan yang mendukung peningkatan sarana dan prasarana di titik-titik pusat pagelaran, guna memastikan kenyamanan pengunjung selama acara berlangsung.

Dengan persiapan yang lebih matang dan promosi yang masif, pagelaran budaya Garut tahun 2026 diprediksi akan menjadi salah satu magnet utama pariwisata di Jawa Barat, sekaligus membuktikan bahwa tradisi lokal mampu bersaing di kancah global.

Kontributor: Yayan Sopian SE
Editor: Gun gun Gunawan 
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi."
Dengarkan
Pilih Suara
1x
* Mengubah pengaturan akan membuat artikel dibacakan ulang dari awal.
Posting Komentar
𝐀𝐩𝐚 𝐓𝐚𝐧𝐠𝐠𝐚𝐩𝐚𝐧 𝐀𝐧𝐝𝐚??