Desa Tamparak Bentuk MPA, Anggota Apresiasi Simulasi dan Pelatihan Daops Manggala Agni
Koreksi News
... menit baca
BARITO SELATAN // KoreksiNews – Pemerintah Desa Tamparak, Kecamatan Dusun Utara, Kabupaten Barito Selatan, Kalimantan Tengah, resmi membentuk Masyarakat Peduli Api (MPA) pada Selasa (13/10/2026). Langkah ini diambil sebagai upaya nyata untuk meningkatkan kesiapsiagaan serta melibatkan warga secara aktif dalam mencegah kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
Sebagai bagian dari peresmian tersebut, Daops Manggala Agni Kalimantan Tengah IV Muara Teweh langsung memberikan pembekalan berupa simulasi dan pelatihan kepada warga Desa Tamparak. Pelatihan ini dirancang untuk memperluas pemahaman masyarakat mengenai langkah pencegahan taktis dan kesiapan menghadapi potensi kebakaran.
Anggota tim MPA Desa Tamparak, Muhamat Edrianus, menyampaikan apresiasi dan terima kasih yang mendalam kepada tim Daops Manggala Agni atas edukasi yang diberikan. Menurutnya, kegiatan ini membuka kesempatan emas bagi warga untuk memahami pentingnya menjaga desa dari ancaman karhutla. Pelatihan simulasi ini dinilai menjadi modal penting agar seluruh anggota MPA siap bergerak cepat di lapangan.Di sisi lain, Kepala Desa Tamparak, Repelita, menegaskan komitmennya dalam mendukung penuh keberadaan MPA di wilayahnya. Ia berharap kelompok relawan ini mampu memicu partisipasi aktif seluruh warga untuk menjaga lingkungan dan memperketat kewaspadaan, terutama saat memasuki musim rawan karhutla.
Selain bertugas melakukan pencegahan, MPA juga diharapkan menjadi perpanjangan tangan untuk mengedukasi warga agar tidak membakar lahan secara sembarangan. Warga juga diimbau untuk peka mengenali potensi titik api dan segera melaporkannya ke pihak berwenang jika menemukan indikasi kebakaran di sekitar permukiman maupun lahan rawan.
Melalui sinergi pembentukan MPA serta pelatihan terpadu ini, hubungan koordinasi antara masyarakat, pemerintah desa, dan instansi terkait diharapkan semakin solid. Dengan pengetahuan yang mumpuni, kewaspadaan yang tinggi, serta sistem pelaporan dini yang berjalan baik, penanggulangan karhutla kini bisa dipikul bersama.
Sebab, keberhasilan pencegahan kebakaran hutan dan lahan sejatinya membutuhkan tangan dingin dan kepedulian dari seluruh elemen masyarakat. Kehadiran MPA di Desa Tamparak diharapkan menjadi pondasi keberlanjutan demi menjaga kelestarian alam dan menekan risiko bencana karhutla di masa depan.(ME).
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi."
Sebelumnya
...
Berikutnya
...

