E8lLixHRDGb1xRnfaGQAOqap3MrzuUX2KzUNPsqv
Bookmark

Tekad Arip Malyudi Bukan Sekadar Ingin Jadi Peratin, Ini Harapan Besar Arip Malyudi Untuk Pekon Penengahan

PESISIR BARAT // KoreksiNews
- Menjelang Pemilihan Peratin (PilPeratin) Serentak yang akan digelar pada tanggal 29 Oktober Tahun 2026 kabupaten Pesisir Barat, sosok muda Arip Malyudi, S.H., yang kini maju sebagai Calon Peratin Pekon Penengahan Kecamatan Lemong, Kabupaten Pesisir Barat Lampung, membawa semangat pengabdian dengan mengusung tagline “Mari Melayani dan Mengabdi untuk Masyarakat Pekon Penengahan. Jum'at (09-10-2026).

Bagi Arip Malyudi, keputusan dirinya maju dalam pemilihan PilPratin Pekon Penengahan bukan sekadar mengikuti kontestasi politik di tingkat Pekon saja. Ia juga ingin menjadi seorang Peratin bukan semata-mata tentang jabatan, kedudukan, ataupun kekuasaan. Lebih dari itu, kepemimpinan merupakan amanah besar yang harus dijalankan dengan keikhlasan, tanggung jawab, dan keberpihakan kepada kepentingan masyarakat.

Dengan semangat generasi muda, Arip Malyudi S.H ingin menghadirkan sosok kepemimpinan yang dekat dengan masyarakat, terbuka terhadap aspirasi, serta mengutamakan kebersamaan dalam membangun pekon.

Lebih lanjut, untuk diketahui Arif Mulyadi S.H juga dikenal sebagai figur yang memiliki rekam jejak yang baik. Beliau dikenal aktif dalam berbagai organisasi seperti HMI, Karang Taruna Provinsi, KNPI serta lembaga bantuan hukum (LBH) Peradi yang sering memberikan bantuan hukum gratis (cuma-cuma) kepada masyarakat atau pencari keadilan dan juga pernah menjadi tenaga profesional PD dibawah kementerian desa.

Arif Mulyadi S.H saat diwawancarai mengatakan “Saya tidak ingin menjanjikan sesuatu yang berlebihan kepada masyarakat. Saya hanya ingin diberikan kesempatan untuk melayani dan mengabdi dengan sepenuh hati. Bagi saya, menjadi Peratin bukan tentang siapa yang paling berkuasa, tetapi siapa yang benar-benar mau mendengar, hadir, dan bekerja untuk masyarakat,” jelas Arif.

Ia juga menekankan bahwa membangun pekon tidak cukup hanya mengandalkan seorang pemimpin, melainkan membutuhkan kebersamaan dan semangat gotong royong seluruh masyarakat.

“Saya menyadari bahwa tidak ada manusia yang sempurna. Saya pun memiliki kekurangan dan keterbatasan. Namun, dengan niat yang tulus, semangat belajar, serta dukungan dan kebersamaan masyarakat, saya yakin kita bisa berbuat sesuatu yang lebih baik untuk Pekon Penengahan,” lanjutnya.

Menurut Arip, perbedaan pilihan dalam demokrasi merupakan sesuatu yang wajar. Namun, hubungan persaudaraan, kekeluargaan, dan kerukunan masyarakat harus tetap dijaga, baik sebelum maupun sesudah pemilihan.

Arip Malyudi berharap Pekon Penengahan ke depan dapat menjadi pekon yang semakin maju, harmonis, mandiri, dan sejahtera, dengan pemerintahan yang terbuka, pelayanan yang adil, serta pembangunan yang benar-benar dirasakan manfaatnya oleh seluruh masyarakat.

Ia juga berharap generasi muda dapat diberikan ruang untuk berperan aktif dalam pembangunan, sementara nilai-nilai adat, budaya, agama, dan kebersamaan yang telah diwariskan para pendahulu tetap dijaga dan dilestarikan.

“Harapan terbesar saya sederhana. Saya ingin melihat masyarakat Pekon Penengahan hidup rukun, saling mendukung, dan bersama-sama menikmati kemajuan pekon. Saya ingin setiap masyarakat merasa memiliki tempat, didengarkan aspirasinya, dan diperlakukan dengan adil tanpa membeda-bedakan siapa pun,” ungkapnya.

Di akhir pesannya, Arip Malyudi menyampaikan harapan agar seluruh tahapan Pemilihan Peratin Pekon Penengahan dapat berlangsung dengan aman, damai, jujur, dan penuh rasa kekeluargaan.

“Siapa pun yang nantinya diberikan amanah oleh masyarakat, persaudaraan kita harus tetap terjaga. Karena pada akhirnya, tujuan kita sama, yakni melihat Pekon Penengahan menjadi lebih baik. Jangan sampai perbedaan pilihan memutus tali silaturahmi yang telah terjalin selama ini.” imbuhnya.

Kemenangan yang sesungguhnya bukan hanya tentang berhasil memperoleh jabatan, melainkan ketika kehadiran seorang pemimpin mampu membawa manfaat, menjaga persatuan, dan menghadirkan harapan baru bagi masyarakat..(Ady Putra)
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi."
Dengarkan
Pilih Suara
1x
* Mengubah pengaturan akan membuat artikel dibacakan ulang dari awal.
Posting Komentar
𝐀𝐩𝐚 𝐓𝐚𝐧𝐠𝐠𝐚𝐩𝐚𝐧 𝐀𝐧𝐝𝐚??